Tampak – 006

Pagi ini adalah pagi yang berat bagi John Marco. Berat bukan karena beban yang harus dipikulnya tetapi berat karena medan yang harus dilaluinya. Sejak dua hari lalu salju turun dengan deras, dan membuat jalan yang ada tertutup semua.

Pagi ini jalur pejalan kaki semua tertimbun salju. Tak terkecuali jalur yang masuk area kampus. Biasanya jalur pejalan kaki dalam wilayah kampus selalu bersih rapi karena petugasnya selalu sedia setiap saat membersihkan dengan berbagai peralatan yang sangat lengkap. Entahlah pagi ini, tampaknya semua belum bergerak.

Dari tempat parkir mobil ke gedung kantor adalah perjalanan yang tidak jauh-jauh amat. Paling juga sekitar satu kilometer lebih sedikit. Jalur pejalan kaki di kedua sisi jalan raya semua rata oleh salju. Ketebalan sekitar 10-15 cm, lumayan membenamkan sepatu.

Salju pagi ini adalah salju kering, jadi sangat lembut dan seperti pasir. Akibatnya adalah setiap langkah akan mengakibatkan sepatu terbenam. John Marco mengalaminya pagi ini, hampir 60% perjalanan harus membenamkan diri dalam lapisan salju kering itu.

Si JM ini memang bukan spesialis petarung dimedan salju. Dingin udara luar, yang sekitar minus 15 Celsius, tidak bisa dibendungnya. Okelah JM, kita jalan dengan cepat sajah 😀

Advertisements

Author: httsan

lahir di indonesia, belajar di indonesia, bekerja untuk indonesia, dengan komunikasi dunia.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s